7 November 2025
Lokasi : Sekolah
Hari pengerjaan properti pertama yaitu bushes. Bushes dibuat menggunakan kertas kreb dan tali, anggota kelas banyak yang terlibat untuk membentuk bushes. Pembuatannya cukup sederhana dengan menggunting menyerupai pom-pom setelah sebelumnya diikat dengan tali kemudian dibentuk agar mengembang. Akan tetapi diperlukan cukup banyak pom-pom yang perlu dibuat untuk menyelesaikan bushes yang besar untuk dapat digunakan untuk menutupi tubuh aktor tentara. Alhasil, proses pengerjaan memakan waktu hingga cukup sore mulai dari pulang sekolah. Saya ikut berkontribusi untuk menggunting kertas kreb dan mengikatkan tali bersama dengan teman-teman.
2 Desember 2025
Lokasi : Rumah Petri
Kerja kelompok berlangsung mulai pulang sekolah hingga sekitar jam 6 sore. Kami melanjutkan pengerjaan properti campfire, kursi kayu, dan lainnya. Kursi kayu dibuat dengan menggunakan kursi plastik kecil yang digulung dengan bagian dalam kardus kemudian di cat menyerupai potongan batang pohon, proses ini menggunakan cukup banyak lem agar kuat, saya turut membantu menyiapkan kardus gulungan yang dipakai dan pengeleman. Untuk properti campfire dibuat dengan menggunakan kardus yang digulung menyerupai kayu bakar kemudian disusun menyerupai campfire, proses ini memakan waktu cukup lama karena memerlukan cukup banyak gulungan kardus kemudian proses pengecatan. Saya pun turut bekerja sama dengan teman-teman untuk membuat gulungan kardus serta penyusunannya. Proses pembuatan campfire belum selesai pada hari itu menyisakan pembuatan api dari kertas kreb serta lampu hias. Saya menyadari diperlukan kerja sama dari anggota kelas untuk dapat menyelesaikan suatu properti dengan inisiatif dari diri sendiri tanpa menunggu arahan. Dengan kerja sama yang terjalin, pengerjaan properti benar-benar terasa menjadi lebih cepat selesai.
3 Desember 2025
Lokasi : Rumah Petri
Kami kembali kerja kelompok di rumah Petri mulai dari pulang sekolah latihan UTBK hingga sore sekitar pukul 6 sore. Hari ini tim properti melanjutkan pengerjaan campfire dengan menambahkan api dari kertas kreb yang dipotong segitiga lalu ditempelkan pada base campfire yang telah dibuat. Ditambahkan juga lampu hias di campfire untuk memberikan efek nyala api. Kami juga membuat properti telepon jadul dan mesin komunikasi. Semua properti hampir dibuat menggunakan kardus. Telepon dibuat dengan menggunakan kardus, tongkat kayu dan botol plastik sebagai gagang. Sementara itu mesin komunikasi dibuat dengan menggunakan kardus sepenuhnya yang dicat hitam. Saya turut membantu dalam pengerjaan properti-properti tersebut. Saya menyadari bahwa saya mengalami kesulitan dalam bagian pengecatan sehingga saya lebih banyak membantu dalam pemotongan kardus yang digunakan. Sembari pengerjaan properti, kami juga latihan untuk pembacaan naskah bersama. Saya mendapat peran sebagai kepala suku 1 dan latihan intonasi dan pelafalan yang sesuai.
4 Desember 2025
Lokasi : Rumah Petri
Kami kembali kerja kelompok di rumah Petri. Sie musik mulai memproduksi lagu musikal yang akan ditampilkan, tim properti juga membuat properti lain seperti mesin ketik, tongkat suku dayak, serta batu bata. Mesin ketik dibuat menggunakan kardus yang dibentuk menyerupai mesin ketik, kemudian menggunakan tutup botol yang dibuat menjadi key caps. Pembuatan mesin ketik ini memerlukan banyak tutup botol sehingga teman-teman mengumpulkan tutup botol yang tersedia. Sementara itu tongkat suku dayak dibuat menggunakan pipa dan tongkat pramuka. Teman-teman properti berkreasi untuk melukis ukiran pada tongkat masyarakat dayak sebagai referensi. Proses ini memakan waktu yang cukup lama terutama karena tongkat yang dibuat berjumlah 6 buah. Saya tidak dapat banyak membantu karena tidak cukup percaya diri untuk melukiskan ukiran. Sementara itu, anggota kelas lain pun turut membantu dalam membuat properti batu bata dengan melukis pada kardus. Hari itu pun dilakukan latihan runthrough naskah untuk para aktor sekaligus mencoba menghafalkan skrip.
8 Desember 2025
Lokasi : Rumah Petri
Hari itu kami kembali kerja kelompok untuk pengerjaan properti tampah dan mulai membuat senjata para tentara. Tampah untuk para penari dicat berwarna kuning kemudian dituliskan aksara Jawa “Tjilik Riwut”. Kemudian kami mulai membuat senjata para tentara dari pipa. Proses ini cukup rumit karena perlu memotong pipa-pipa, mengelas, dilem menggunakan lem korea, kemudian baru dicat. Senjata yang diperlukan berjumlah 3. Tim properti menemui kesulitan dalam pembuatan senjata karena perlu senjata para tentara akan banyak dibanting sehingga perlu di lem dengan kuat. Hari ini durasi latihan cukup sebentar karena sudah cukup banyak properti yang diselesaikan.
9 Desember 2025
Lokasi : Rumah Petri
Hari ini semua cast latihan di rumah Petri untuk runthrough semua scene serta mulai reka adegan. Saya pun latihan dialog saya dengan teman-teman dan menyusun gestur-gestur. Saat reka adegan perkelahian para tentara menggunakan properti, senjata yang telah dibuat terhempas dan lemnya tidak kuat untuk menahan, akhirnya tim properti kembali mengelem senjata-senjata. Tim properti juga mulai mendiskusikan pembuatan pesawat yang akan dipakai. Hal ini mendapat banyak kesulitan terutama karena batasan ukuran yang perlu diikuti, saya pun mengikuti diskusi tersebut dan menyumbangkan ide teknis adegan yang akan diperagakan dengan bentuk properti pesawat yang mungkin utnuk digunakana. Saat latihan scene tentara memakan banyak waktu untuk dapat menggabungkan action yang sesuai dengan konteks situasi dan praktiknya dalam teater.
10 Desember 2025
Lokasi : Vision Studio, Marvel City Mall
Semua cast latihan runthrough dan reka adegan di studio. Saya pun mengikuti latihan tersebut dengan serius dan mulai menghafalkan waktu masuk scene saya serta menghafalkan dialog. Kami dilatih untuk menghafalkan cue masuk menjelang hari sebelum latihan pertama di bangsal yang dinilai oleh guru sie acara. Para direktor memberikan arahan dan mengarahkan gestur dan timing masuk. Tim properti juga mulai mendiskusikan pembagian tugas untuk persiapan properti tiap scene. Selain itu, teman-teman juga mulai latihan flashmob yang akan ditampilkan.
15 Desember 2025
Lokasi : Marvel City Mall
Semua cast dan sie latihan sebelum latihan dengan sie acara di Bangsal. Kami melatih runthrough dan reka adegan menggunakan properti. Latihan ini cukup singkat karena hanya sekedar latihan terakhir sebelum penilaian oleh sie acara. Meski begitu, kami tetap latihan dengan serius dan melatih cue masuk dan dialog-dialog.
6 Januari 2026
Lokasi : Rumah Ave
Hari itu, kami kerja kelompok di rumah Ave untuk menyelesaikan properti pesawat serta pembuatan properti kain dan ikan. Saya membantu untuk membuat ekor pesawat bersama dengan teman saya dari kardus. Setelah dibentuk, ekor pesawat dicat dan ditempelkan. Sementara itu, teman-teman properti membeli kain 10 meter kemudian mulai menghias kain dengan jiplakan tangan sesuai permintaan tim koreografi. Terakhir kami juga membuat properti ikan dari gabus yang dibungkus kardus untuk scene pasar. Tidak banyak orang yang datang dalam kerja kelompok ini sehingga waktu yang dihabiskan cukup lama ditambah dengan keterbatasan alat untuk pembuatan properti.
8 Januari 2026
Lokasi : Sekolah
Hari itu saya diikutkan dalam flashmob, sehingga saya mengikuti latihan flashmob yang baru di sekolah. Kami latihan dari pulang sekolah hingga sore sekitar jam 5. Kami mempelajari gerakan-gerakan sesuai dengan arahan sie koreografi. Latihan ini memerlukan waktu yang lama karena tidak semua anggota flashmob punya kecerdasan motorik yang sama sehingga perlu pengarahan lebih lanjut disertai dengan penghafalan gerakan dan tempo yang sesuai. Saya pun sedikit mengalami kesulitan untuk mengikuti gerakan saya pada awalnya sehingga saya terus mengulangi gerakan saya secara mandiri. Kekompakan sangat dibutuhkan dalam gerakan flashmob agar terlihat rapi dan nyaman untuk dilihat. Setiap anggota perlu saling membantu dan berlatih agar lancar dalam melakukan gerakan.
9 Januari 2026
Lokasi : Sekolah 
Hari itu, anggota flashmob kembali berlatih untuk melancarkan gerakan. Semua anggota berlatih berkali-kali untuk melatih timing, tempo dan detail gerakan. Sie koreografi pun memberikan pengarahan khusus kepada anggota yang merasa kesulitan. Saya pun meminta evaluasi gerakan kepada sie koreografi. Setelah berulang kali latihan, gerakan sudah mulai kompak meskipun masih belum hafal dengan lancar.
11 Januari 2026
Lokasi : Vision Studio, Marvel City Mall
Semua anggota kelas kembali latihan runthrough dan terutama latihan flashmob di studio. Banyak juga revisi yang dilakukan setelah latihan-latihan bersama di sekolah dan juga dari evaluasi guru. Saya pun melatih dialog yang baru dengan intonasi yang lebih tegas. Setelah itu, anggota flashmob kembali berlatih untuk kekompakan dan ekspresi. Tim koreografi juga berlatih tarian Cik Cik Periuk yang akan ditampilkan. Latihan untuk kekompakan memerlukan waktu yang lama dengan banyaknya anggota flashmob yang terlibat dengan kemampuan yang beragam. Diperlukan determinasi dan solidaritas anggota untuk saling membantu dan berlatih dengan giat agar gerakannya menjadi kompak dan seragam.
16 Januari 2026
Lokasi : Delroy The House – Artluz Studio
Pagi hari itu semua anggota kelas photoshoot untuk foto tiap sie yang akan diupload di Instagram kelas, semua anggota perlu hadir tepat waktu karena waktu yang terbatas, ditambah dengan agenda selanjutnya untuk foto teaser di studio. Cukup banyak anggota kelas yang hadir terlambat meski dengan himbauan, alhasil waktu lumayan mundur. Akan tetapi, proses photoshoot tetap berjalan dengan cepat dan terselesaikan tepat waktu. Setelah proses photoshoot sie selesai, saya ikut berangkat ke studio untuk photoshoot teaser cast. Saya mengikuti arahan dari sie yang terlibat, dan menyelesaikan shoot saya dengan cepat dengan waktu yang terbatas. Saya mengikuti arahan dengan sigap untuk bahan teaser yang dibutuhkan.
27 Januari 2026
Lokasi : Sekolah
Anggota properti kembali melanjutkan pembuatan properti pesawat dan bushes di sekolah. Properti pesawat adalah properti utama dan paling rumit untuk dibuat. Selain ukurannya yang besar, properti pesawat juga memiliki difungsikan secara dinamis untuk menggambarkan scene tentara yang terjun dari pesawat sehingga perlu digerakkan menggunakan roda. Selain itu, ditambahkan juga detail pada pesawat untuk memperindah tampilan. Saya bersama teman-teman membantu dalam proses pembuatan pesawat dengan menahan dan memberikan asistensi pada teman saya untuk menyusun penahan dan sanggahan agar pesawat dapat seimbang. Selain itu, saya juga membantu melukiskan nama-nama anggota kelas pada badan pesawat sebagai variasi tampilan. Terakhir saya dan teman-teman juga menyusun pom-pom yang telah dibuat pada kardus bentuk bush yang digunakan. Dilakukan beberapa kali tes banting pada bushes karena juga digunakan pada scene tentara untuk bersembunyi sembari berlari. Oleh karena itu, saya dan teman-teman properti sering menempelkan kembali sanggahan untuk bushes agar kuat untuk berdiri.
31 Januari 2026
Lokasi : Google Meet
Direktor mengadakan meeting pasca latihan bersama yang lalu di sekolah. Agenda meeting tersebut adalah mengenai HT dan clip-on yang dipakai oleh para aktor, lighting, spotlight, serta timing OBS. Direktor mengarahkan dan memberikan informasi pembagian clip-on bagi para aktor, kemudian mengatur waktu black out untuk properti. Meeting ini diikuti oleh semua anggota kelas agar semua mengetahui gambaran runthrough saat hari uprak dan timing-timingnya. Semuanya mendengarkan dengan serius serta membahas detail yang ingin ditanyakan.
7 Februari 2026
Lokasi : Rumah Eugene
Hari itu saya dan anggota kelas kerja kelompok di rumah Eugene untuk mengerjakan properti kain besar yang sebelumnya dihias oleh jiplakan telapak tangan. Kami memutuskan untuk memberi gambar dan lukisan pada kain karena hiasan sebelumnya terkesan terlalu polos. Saya dan beberapa teman saya pun menginap di rumah Eugene karena kerja kelompok dimulai pada sore hari Sabtu. Kami melukis gambar tokoh yang diceritakan, peta Indonesia, serta pesawat pada kain. Dengan banyaknya anggota kelas yang terlibat, kain 10 meter dapat selesai dilukis dalam waktu yang relatif singkat. Saya membantu untuk mengecat pesawat pada kain semampu saya mengikuti arahan dari seniman kelas. Terdapat kendala kehabisan cat untuk digunakan sehingga proses pengecatan perlu dilanjutkan hari selanjutnya di pagi hari. Keesokan harinya, saya dan teman saya pergi membeli cat pagi-pagi dan kemudian melanjutkan proses pengecatan. Semua anggota kelas yang ikut terlibat aktif untuk mengerjakan lukisan kain karena waktu yang singkat menjelang hari tampil. Kami pun menyelesaikan proses pada hari Minggu pukul 3 sore.
9 Februari 2026
Lokasi : Sekolah – Lagoon Avenue
Hari itu adalah 3 hari sebelum hari tampil. Anggota kelas menyiapkan properti baru yaitu parasut dari plastik dan tali rafia untuk scene tentara terjun dari pesawat. Properti ini dibuat untuk menunjang penampilan agar lebih menggambarkan aksi terjun dari pesawat yang dilakukan oleh tentara berdasarkan evaluasi dari sie acara. Selain itu kami juga merevisi properti tampah menggunakan aksara Dayak serta menambahkan lampu hias yang tersisa pada tampah sehingga menghasilkan efek timbul. Sepulang sekolah, kami berangkat ke Lagoon Avenue. Kami pun berlatih runthrough dan detailing reka adegan berkali-kali sampai lancar. Dilakukan pula briefing mengenai lighting dan clip-on dan teknis lain yang penting saat hari tampilan. Saya mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh dan kembali melatih intonasi, gestur, dan dialog saya. Semua anggota hadir cukup tepat waktu dan latihan masing-masing adegannya.
10 Februari 2026
Lokasi : Vision Studio, Marvel City Mall
2 hari menjelang hari tampil, kami kembali latihan runthrough dan flashmob di studio. Direktor memberi evaluasi dan mengingatkan detail seperti posisi dan reka adegan. Sementara itu sie koreografi juga kembali mengevaluasi kekompakan gerakan masing-masing anggota flashmob. Kami pun latihan runthrough menggunakan properti untuk melatih kesiapan dan kelancaran perpindahan scene dengan properti yang digunakan. Saya pun berperan dalam pemindahan properti dan ikut mengingat bagian saya dalam perpindahan properti.
11 Februari 2026
Lokasi : IVY Studio
1 hari sebelum hari tampil, kami kembali melatih runthrough dan evaluasi reka adegan. Scene tentara banyak dievaluasi dan banyak dilatih reka adegan agar lebih lancar dan realistis. Tim properti juga berlatih untuk perpindahan properti agar lebih sigap dan detail pada lokasi peletakannya di atas panggung. Semua anggota cast berlatih dengan sungguh-sungguh juga dengan timer untuk mengecek total waktu. Terakhir, direktor kembali memberikan briefing tentang teknis dan peringatan untuk menjaga ketenangan saat hari tampil untuk mencegah adanya kebocoran suara.