
Pada 1 Desember, setelah naskah sudah jadi dimulai scriptreading pertama di rumah Petri bersama Denzel sebagai tokoh utama, yaitu Tjilik Riwut, Tao sebagai Clementine Suparti, Petri sebagai narator, Eugene dan Faith sebagai sutradara, serta saya sendiri sebagai tokoh antagonis, yaitu letnan jepang. Di sini saya mendapatkan dialog berbahasa jepang (akibat dari usulan saya sendiri) dan menangani dialog tokoh letnan jepang satunya lagi karena pemerannya tidak datang. Saat membacakan dialog saya, saya sedikit mengalami kesulitan dalam membacakannya, tetapi kesulitan itu pudar seiring berjalannya waktu dan banyak latihan yang dilakukan.

Pada bulan Januari ini, latihan di 3 ruang besar di sekolah juga menjadi semakin intens dan rutin. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin dan seproduktif mungkin. Saya bersyukur karena teman-teman juga sangat kooperatif dalam proses ini, semua berpartisipasi. Terutama saat latihan di bangsal, harus dimanfaatkan sebagai mungkin untuk runthrough dan memvisualisasikan blocking saat hari-H. Latihan di 3 ruang besar ini juga memberikan kesempatan kami semua satu kelas (khususnya para sutradara) untuk berdiskusi dengan guru pendamping serta staf sekolah untuk meminta masukkan dan evaluasi, serta menanyakan hal-hal yang kurang jelas.

Kami juga melakukan latihan setiap minggunya di luar sekolah. Saat ada kesempatan properti dapat dipakai, kami juga akan membawa properti dari sekolah ke tempat latihan dan latihan dengan menggunakan properti-properti tersebut. Akibat dari latihan-latihan ini dan juga kegigihan teman-teman sekelas B2, kami semua dapat mengerahkan yang maksimal saat hari-H.
Fun Fact : Properti senjata tentara rusak bisa lebih dari 10 kali


Akhirnya, pada 12 Februari 2026, kami menampilkan Drama Uprak Pagelaran kami dengan bangga, meskipun setiap diri dari kami sangat merasa gugup saat penampilan terakhir dari kelas B2 kami dilakukan. Dari seluruh rangkaian persiapan dan penampilan yang kami lakukan, hal yang saya rasakan adalah bersyukur karena kami sudah melewati 3 bulan ini dan sudah mengerahkan semuanya dengan maksimal dan yang terbaik untuk penampilan pagelaran drama kami. Pengalaman selama Uprak Pagelaran ini adalah perjalanan yang penuh suka duka dan naik turun, tetapi tetap adalah pengalaman yang sangat memorable dan tidak mungkin terulang lagi.