
Tanggal7 November 2025, kami mulai membuat dekorasi untuk daun semak-semak dan juga memikirkan unutk pembuatan pohon yang akhirnya tidak jadi digunakan. Saya berkontribusi untuk memotong kertas krep dan menyusun menjadi satu, dan memikirkan untuk pembuatan pohon. kendala yang saya dapatkan adalah ketika memotong kertas krep ini karena terlalu tipis sehingga mudah robek. Saya mendapatkan ilmu baru untuk dapat selalu sabar dalam mengerjakan suatu hal

Tanggal 2 Desember 2025 kami bersama sama mulai mempersiapkan bahan-bahan dekorasi dan membuat dekorasi yang bisa kami mulai dulu seperti ai unggun dan tempat duduk kayu. Saya membantu membuat dekorasi seperti memotong, menempel kardus dan memikirkan konsep desain dekorasi yang selanjutnya harus dibuat. Selama berproses masalah yang saya dapatkan adalah dimana pada saat pemikirkan pembuatan dekor terutama untuk dekorasi yang besar seperti pesawat, bagaimana cara membuat bagian yang ada sehingga dapat cukup untuk stage tetapi terlihat sesuai dan bagus. Tetapi, seiring berjalannya waktu dengan komunikasi antar kami para dekorasi dan perlengkapan menemukan solusi dan cara untuk menyelesaikan dan membuat pesawatnya. Selama bekerjasama dalam situasi ini, saya belajar bagaimana cara bekerjasama dan berkomunikasi dengan sesama teman untuk mencapai hasil dan tujuan yang jelas.

Tanggal 3 Desember 2025, kami melanjutkan membuat dekorasi api unggun dan tongkat untuk kepala suku Dayak dan anak anak tari lainnya. Saya berkontribusi dalam membantu membuat dekorasi terutama api unggun dan membantu mengecat tongkat-tongkat yang ada serta memberi ukiran pada tongkatnya. Kendala yang saya dapatkan hari ini adalah selama mengerjakan adanya perubahan dalam perkiraan properti yang harus dibuat sehingga akhirnya kami harus memikirkan ulang lagi bahan-bahan yang sudah terlanjur dibeli supaya bisa digunakan agar tidak sia sia. Nilai yang saya dapatkan hari ini adalah komunikasi merupakan kunci untuk mencapai hasil yang bagus.

Tanggal 4 Desember 2025, kami melanjutkan pembuatan dekorasi berikutnya yaitu typewritter dan tongkat tongkat penari. Kendala yang saya alami adalah susahnya untuk memikirkan ide ukiran yang cocok diletakan di dalam tongkat penari kali ini supaya menggambarkan kesan suku Dayak tetapi juga memberikan nilai estetika. Nilai yang saya dapat ambil hari ini adalah melalui komunikasi antar kami dekor dan perkap saya merasakan bahwa adanya kerjasama tim yang bagus dapat menghasilkan hasil yang memuaskan.

Tanggal 16 Desember 2025, kami meneruskan pembuatan dekorasi dengan melakukan pengecatan tampah-tampah untuk dekorasi tari, pembuatan dan pengecatan tembakan, serta pembuatan rangka pesawat. Saya berkontribusi dalam ide pengecatan tampah dan pemberian hanacaraka karena tidak bisa menemukan aksara suku dayak serta membuat tembakan dan rangka pesawat yang digunakan. Kendala yang saya dapatkan adalah dimana pada saat pembuatan tampah ukirannya mempunyai ukuran yang tidak stabil seperti lebih besar dan lebih kecil serta penyamaan ukuran hanacaraka yang digunakan. Nilai yang saya dapatkan selama melakukan kegiatan ini adalah practice makes perfect, dimana saat melakukan ukiran kedua dan ketiga kalinya hasilnya semakin bagus dan semakin sama

Tanggal 18 Desember 2025, kami meneruskan pembuatan dekorasi dengan memotong triplek yang akan digunakan sebagai tampak depan pesawat menjadi memiliki jendela dan mengecatnya kemudian menempelkannya menjadi satu dengan rangkanya. Kendala yang saya alami ketika melakukan ini adalah ketika melakukan penempelan triplek dengan rangka menggunakan paku dan sekrup saya harus sangat sabar supaya tercipta garis sekrup yang lurus menyerupai bagian pesawat aslinya. Nilai yang saya dapatkan selama melakukan kegiatan ini adalah kesabaran adalah kunci dan awal bagi kesuksesan.

Tanggal 6 Januari 2026, dari sie koreografi meminta tambahan alat tari berupa kain yang ditandai bercak darah. Tetapi, sebelum ditempeli dengan bercak darah saya bersama anggota dekor perkap lainnya menjahit kainnya karena salah ukuran. Setelah itu, kami perbaiki dan mengecat dengan telapak tangan anak anak. Kendala yang kami alami adalah kesalahan pengukuran sehingga kami harus menjahit supaya bisa menjadi satu. Hal baru yang saya dapatkan adalah ketika menjahit saya mendapat ilmu baru yaitu bagaimana cara menjahit lebih rapi dibanding yang sebelumnya.

Pada tanggal 16 Januari 2026, kami melakukan photoshoot persie untuk promosi ig kelas. Saya tidak mengalami kendala apapun.Tetapi nilai yang saya dapatkan adalah komunikasi adalah kunci utama dalam mendapatkan hasil yang maksimal.

Tanggal 27 Januari 2026, Kami melanjutkan pembuatan pesawat dimana yang sebelumnya berwarna biru kami rubah menjadi berwarna hijau kecoklatan supaya lebih mirip dengan pesawat tentara aslinya, lalu kami juga menambahkan bagian bagian yang memperindah pesawatnya seperti ekor pesawat dan moncong pesawat supaya lebih realistis dan kami juga memberikan ukiran seperti tumbuhan di bagian bawah pesawat.

Pada tanggal 28 Januari 2026 kami melakukan ujicoba sebelum gladi kotor dan gladi bersih di bangsal. Saya berpartisipasi sebagai perlengkapan untuk jalan keluar masuknya properti. Salah satu kendala selama latihan adalah pada dari segi audio, lighting, dan obs karena laptop yang digunakan kurang mumpuni sehingga latihan in out yang kami lakukan kurang sempurna tetapi masih bisa dikembangkan kembali untuk dilatih kembali dan disempurnakan lagi. Pada akhirnya dengan komunikasi akhirnya kami menemukan laptop yang bisa digunakan sebagai pengganti laptop yang error ini. Nilai yang saya dapatkan dari ujicoba kali ini adalah komunikasi dalam tim adalah nilai yang paling utama.


Tanggal 7-8 Februari 2026, Kami bersama satu kelas merubah konsep kain yang awalnya bercak darah menjadi gambar dengan Tjilik Riwut ditengah, Indonesia di kiri, dan Pesawar di kanan. Pada awalnya kain sudah fix, tetapi kami dekor dan perkap merasa bahwa kain ini kurang mewah dan mengesankan akhirnya kami mengidekan untuk menggambar sesuai dengan konsep diatas. Akhirnya kami mengecat dan menggambar pada hari itu untuk menyelesaikannya sebelum melakukan gladi. Kendala yang saya alami adalah sulitnya memikirkan konsep yang akan diterapkan ke dalam kain. Nilai yang saya dapatkan adalah kebersamaan yang erat, saya merasakan adanya suasana seperti keluarga dalam pengerjaannya yang membuat pengerjaan menjadi terasa mudah dan menyenangkan.

Tanggal 9 Februari 2026, kami mencoba berlatih mulai dari sinopsis hingga sesi foto bersama. Saya berusaha berkontribusi dengan baik dalam mengeluarkan dan memasukan properti dengan sebaik baiknya. Kendala yang saya alami adalah saya takut dengan pesawat yang tiba tiba jatuh karena ketidakseimbangan tetapi saya yakin dan percaya dengan hasil buatan saya dan teman teman saya. Nilai yang saya dapatkan selama berproses pada hari itu adalah saya harus bisa berusaha sebaik mungkin dan tidak ingin kalah dengan orang orang lainnya meskipun kami sama sama berjuang di medan yang sama.


Tanggal 10 Februari 2026, kami memulai proses runthru dengan doa dan kami berharap supaya bisa berkembang lebih baik lagi. Saya membantu dalam in and out properti yang digunakan dalam run thru serta saya dan tim dekor perkap membuat properti tari koran diatas dengan waktu pembuatan pagi itu juga, serta kami juga memperhatikan supaya pada saat korannya dilipat juga menghasilkan arti yang indah. Kendala yang kami dekor dan perkap alami adalah dimana hari sudah mendekati waktu gladi bersih dan banyak properti yang copot karena kelalaian anak anak sehingga kami harus merekatkan lagi dan memperbaiki yang rusak. Hal itu membuat saya sedikit panik karena takut pada saat digunakan untuk gladi bersih alat alat yang kami gunakan rusak. Tetapi, kami sangat beruntung karena mendapatkan tim yang sangat supportive dan bisa diandalkan sehingga kami dapat merekatkan dan membuat semuanya menjadi lebih kokoh dan lebih kuat. Nilai yang dapat saya ambil adalah, tanpa bantuan orang lain mungkin kita belum tentu berada disini. Dengan bantuan semua itu terasa lebih mudah dan menyenangkan.

Tanggal 11 Februari 2026, Kami melakukan latihan terakhir dengan serius karena hari esok sudah hari kita tampil. Saya sebagai sie dekor dan perlengkapan membantu dalam in and out barang barang yang digunakan pada saat latihan. Kendala yang saya dapatkan adalah kurangnya koordinasi dengan lighting yang mengakibatkan banyaknya missinformation, tetapi saya berusaha untuk sabar dan tetap menjalankannya sesuai dengan awalnya sehingga semua dapat menjadi lebih baik. Kami berusaha untuk membagi siapa yang memegang properti in dan out sehingga besok tidak mengalami tabrakan dengan yang lainnya. Nilai yang saya rasakan saat ini adalah perasaan tegang karena sudah besok melakukan ujian praktek ini.
Tanggal 12 Februari 2026, Hari H kami tampil pada saat sesi terakhir. Dimana kami tegang karena kami semua takut ada properti yang rusak ataupun barang yang ketinggalan, hingga pada akhirnya kami berdoa dan kami berharap semoga semua alat alat yang digunakan dapat berguna dengan sempurna tanpa salah apapun. Dan semuanya akhirnya berjalan lancar lalu selesailah sudah uprak kali ini