Refleksi Uprak Jordan Chasen XII-B2/20

7 November 2025 – Pertemuan ini merupakan rapat perdana sie dekorasi dan perlengkapan. Pada kesempatan tersebut, kami mulai merancang serta membuat contoh awal (prototipe) properti yang akan dipakai dalam ujian praktik (uprak). Pada gambar terlihat kami sedang mencoba membuat properti berbentuk pepohonan. Walaupun properti pohon tersebut pada akhirnya tidak digunakan dalam uprak, kertas berwarna hijau yang digunakan tetap dimanfaatkan sebagai elemen semak-semak. Selain proses pembuatan tersebut, kami juga mendiskusikan berbagai properti lain, termasuk konsep desain serta ukuran yang akan direalisasikan.

Pada tanggal 2 Desember 2025, kami mulai menyiapkan bahan-bahan dekorasi serta membuat properti yang dapat dikerjakan lebih awal, seperti api unggun dan bangku kayu. Saya berperan dalam proses pemotongan, penempelan kardus, serta perencanaan konsep dekorasi selanjutnya. Kendala yang saya hadapi adalah menentukan cara pembuatan dekorasi berukuran besar, seperti pesawat, agar sesuai dengan ukuran panggung namun tetap terlihat menarik. Melalui diskusi dan komunikasi antar anggota sie dekorasi dan perlengkapan, solusi akhirnya dapat ditemukan. Dari proses ini, saya belajar pentingnya kerja sama dan komunikasi untuk mencapai tujuan bersama.

Pada tanggal 3 Desember 2025, kami melanjutkan pembuatan dekorasi api unggun serta tongkat untuk kepala suku Dayak dan para penari. Saya membantu dalam pembuatan api unggun, pengecatan tongkat, serta menambahkan ukiran. Kendala yang muncul adalah adanya perubahan jumlah properti yang dibutuhkan, sehingga kami harus menyesuaikan kembali penggunaan bahan yang sudah dibeli. Pelajaran yang saya peroleh adalah bahwa komunikasi sangat berperan dalam menghasilkan kerja yang efektif.

Pada tanggal 4 Desember 2025, kami melanjutkan pembuatan dekorasi mesin tik dan tongkat penari. Tantangan yang saya hadapi adalah menentukan motif ukiran yang mencerminkan suku Dayak sekaligus memiliki nilai estetika. Melalui kerja sama dan komunikasi yang baik, proses pembuatan dekorasi dapat berjalan lancar. Dari kegiatan ini, saya memahami bahwa kerja tim yang solid dapat menghasilkan hasil yang memuaskan.

Pada tanggal 6 Januari 2026, sie koreografi meminta tambahan properti tari berupa kain dengan motif bercak darah. Sebelum diberi motif tersebut, saya bersama tim dekor dan perkap terlebih dahulu memperbaiki ukurannya dengan menjahit karena terjadi kesalahan pengukuran. Setelah kain disesuaikan, kami melanjutkan dengan memberi cat berbentuk telapak tangan anak-anak. Kendala utama yang kami hadapi adalah ukuran kain yang tidak sesuai sehingga perlu disambung kembali. Dari proses ini, saya memperoleh pengalaman baru, khususnya dalam menjahit dengan teknik yang lebih rapi dibanding sebelumnya.

Pada 11 Januari 2026, kami melaksanakan run through penuh di Vision Studio Marvel. Latihan ini difokuskan pada kelancaran perpindahan antaradegan, penggunaan dan perpindahan properti, ketepatan durasi setiap bagian, serta kesiapan dalam pemakaian kostum. Dalam sesi ini, kami menjalankan seluruh rangkaian penampilan dari awal hingga akhir tanpa berhenti, sehingga setiap anggota dapat memahami posisi, peran, dan tanggung jawabnya dengan lebih jelas. Melalui latihan ini, kami semakin menyadari detail-detail kecil yang perlu diperbaiki serta menjadi lebih memahami alur pertunjukan secara menyeluruh agar tampil lebih maksimal.

Pada 16 Januari 2026, kami mengadakan sesi foto bersama, baik dengan anggota sie masing-masing maupun seluruh teman sekelas, sebagai bagian dari dokumentasi kegiatan uprak. Momen ini menjadi kesempatan untuk mengabadikan kebersamaan setelah melalui berbagai proses persiapan yang cukup panjang. Kami berfoto dengan penuh semangat dan rasa bangga atas kerja keras yang telah dilakukan bersama. Selain sebagai dokumentasi, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan dan meninggalkan kenangan yang berkesan sebelum hari pelaksanaan uprak berlangsung.

Pada 4 Februari 2026, kami kembali mengadakan latihan run through sebagai persiapan menuju pelaksanaan uprak yang akan berlangsung seminggu lagi. Latihan ini dilakukan untuk memastikan setiap adegan berjalan lancar, mulai dari transisi, penggunaan properti, hingga ketepatan waktu tampil. Kami juga mengevaluasi bagian-bagian yang masih kurang maksimal agar dapat diperbaiki sebelum hari H. Melalui latihan ini, kami menjadi lebih siap, lebih kompak, dan semakin memahami tanggung jawab masing-masing demi menghasilkan penampilan yang terbaik.

Pada 9 Februari 2026, kami melaksanakan latihan sebelum hari-hari pelaksanaan uprak. Latihan ini menjadi momen final untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, mulai dari transisi adegan, penggunaan properti, hingga kekompakan setiap anggota. Kami juga memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan evaluasi singkat dan memperbaiki detail-detail kecil yang masih kurang. Latihan terakhir ini membuat kami merasa lebih percaya diri dan siap menampilkan yang terbaik saat hari pelaksanaan nanti.

Pada 11 Februari 2026, kami menjalani latihan terakhir sebelum tampil keesokan harinya. Latihan ini menjadi kesempatan final untuk memastikan semua persiapan benar-benar matang, mulai dari alur penampilan, penggunaan properti, hingga kesiapan kostum. Kami juga melakukan pengecekan detail-detail kecil agar tidak ada kesalahan saat hari H. Meskipun terasa menegangkan, latihan terakhir ini membuat kami semakin siap dan lebih percaya diri untuk memberikan penampilan terbaik.

Pada hari H pelaksanaan uprak, kami datang lebih semangat dan giat untuk melakukan persiapan terakhir, mulai dari pengecekan properti, kostum, hingga memastikan posisi masing-masing sudah sesuai. Suasana terasa campur aduk antara tegang dan antusias, namun kami berusaha tetap fokus dan saling menyemangati. Saat penampilan dimulai, seluruh proses latihan yang telah kami jalani akhirnya terbayar karena pertunjukan dapat berjalan dengan lancar. Hari itu menjadi momen puncak dari seluruh usaha, kerja sama, dan persiapan yang telah kami lakukan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top