Seluruh rangkaian persiapan uprak “Tjilik Riwut” menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Dalam kegiatan ini, saya terlibat sebagai bagian dari sie MC dan juga membantu dalam beberapa persiapan lain seperti pengecatan properti. Dari awal perencanaan hingga hari penampilan, saya belajar banyak hal tentang tanggung jawab, keberanian, dan pentingnya kerja sama dalam sebuah tim.
Keterlibatan saya sebagai sie MC dimulai saat kami mulai merancang konsep acara dan alur pembukaan. Kami berdiskusi mengenai bagaimana cara membuka acara dengan baik agar penonton dapat langsung memahami tema dan suasana drama. Saya belajar bahwa menjadi MC bukan hanya membaca teks, tetapi juga harus memahami isi cerita dan mampu menyampaikan dengan intonasi, ekspresi, dan sikap yang tepat.

Selama proses latihan, saya mulai berlatih membawakan teks MC dengan jelas dan percaya diri. Pada awalnya, saya merasa gugup dan takut melakukan kesalahan, terutama karena harus berbicara di depan banyak orang. Namun, dengan latihan yang terus-menerus dan dukungan dari teman-teman, saya mulai merasa lebih terbiasa. Saya juga belajar mengatur tempo berbicara, pelafalan, serta bagaimana tetap tenang saat berada di depan audiens.
Selain menjalankan peran sebagai MC, saya juga ikut membantu dalam persiapan properti. Pada tanggal 7 dan 8 Februari 2026, saya bersama teman-teman berkumpul di rumah Eugene untuk mengecat berbagai properti seperti peta Indonesia, pesawat, dan gambar Tjilik Riwut. Kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan karena kami dapat bekerja sama secara langsung untuk mempersiapkan kebutuhan drama. Melalui kegiatan ini, saya belajar bahwa keberhasilan sebuah penampilan tidak hanya bergantung pada aktor dan MC, tetapi juga pada kerja keras seluruh tim di balik layar.

Menjelang hari-H, latihan semakin intensif. Pada 9 Februari 2026 kami melakukan latihan di Vision Studio Marvell City dengan beberapa kali runthrough penuh. Kemudian pada 10 Februari 2026 kami melakukan gladi kotor di Lagoon Avenue. Pada saat itu, saya mencoba membawakan bagian MC secara lengkap dan belajar untuk menyampaikan dengan lebih natural. Terakhir, pada 11 Februari 2026 kami melakukan latihan final di Ivy Studio untuk memastikan semua bagian sudah siap.

Pada hari penampilan, saya merasa gugup, tetapi juga bangga karena dapat menjalankan tugas saya sebagai MC dengan baik. Pengalaman ini mengajarkan saya untuk lebih percaya diri, bertanggung jawab, dan berani mengambil peran penting dalam sebuah acara.Melalui seluruh proses ini, saya memahami bahwa sebuah penampilan yang baik lahir dari latihan yang konsisten dan kerja sama yang solid. Saya belajar untuk lebih menghargai proses, lebih percaya pada kemampuan diri sendiri, dan lebih bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Pengalaman uprak ini menjadi salah satu pengalaman paling berharga selama saya bersekolah.
