Pada ujian praktik kali ini, kelas kami menampilkan drama yang menceritakan perjuangan Anakletus Tjilik Riwut sebagai pahlawan nasional dari Kalimantan Tengah. Melalui drama ini, kami belajar tentang semangat perjuangan, keberanian, dan rasa cinta tanah air yang beliau tunjukkan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Saya mendapat tanggung jawab di bagian choreography dan kostum. Dalam bagian choreography, saya membantu mengatur gerakan para pemain, terutama pada adegan peperangan dan adegan barisan perjuangan. Tantangannya adalah membuat gerakan yang terlihat kompak, tidak membahayakan, dan tetap sesuai dengan suasana cerita. Saya harus memastikan semua teman memahami posisi dan timing agar tidak terjadi kesalahan saat tampil.
Di bagian kostum, saya ikut menentukan pakaian yang sesuai dengan latar waktu perjuangan. Kami berusaha menyesuaikan kostum dengan karakter masing-masing, seperti pakaian pejuang dan pakaian rakyat biasa. Tantangan yang saya hadapi adalah menyesuaikan kostum dengan perlengkapan yang terbatas, sehingga kami harus kreatif memanfaatkan bahan yang ada.
Melalui kegiatan ini, saya belajar pentingnya kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab. Jika salah satu bagian tidak berjalan dengan baik, maka penampilan secara keseluruhan bisa terganggu. Saya juga belajar untuk lebih percaya diri dan berani menyampaikan ide.
Secara keseluruhan, kegiatan ini sangat berkesan karena selain menambah pengetahuan tentang sejarah, saya juga bisa mengembangkan kreativitas dan kemampuan bekerja dalam tim. Saya merasa bangga bisa berkontribusi dalam penampilan drama kelas kami.

